Website baru, tampilan baru! Kunjungi www.ebalitour.com untuk mendapatkan promo tempat wisata di Bali.

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Bandara Ngurah Rai Mulai Normal

Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali kian kondusif pasca dilakukan penutupan dan dibuka kembali sejak Rabu lalu (29/11/2017).

Menurut data rencana penerbangan (flight plan) Jumat (1/12/2017), akan ada sebanyak 458 aktivitas pernerbangan dari dan menuju Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, baik itu penerbangan domestik maupun internasional.

”Jadi, aktivitas di Bandara I Gusti Ngurah Rai sudah kembali seperti semula. Dari total 458 penerbangan itu, 10 di antaranya extra flight atau penerbangan tambahan di luar jadwal,” jelas Direktur Operasi AirNav Indonesia Wisnu Darjono.

Wisnu menyampaikan khusus permintaan extra flight, sejak dibuka kembali pada Rabu (29/11) lalu hingga hari ini, total tercatat ada 33 penambahan.

Permintaan extra flight tersebut dalam rangka recovery penumpang.

“Maskapai yang mengajukan penambahan penerbangan sebagian besar merupakan penerbangan internasional yang akan kembali menuju negaranya. Seperti maskapai Jetstar, Qantas dan Virgin Airlines,” paparnya.

Sebelumnya, AirNav kembali melaporkan pergerakan terkini soal abu vulkanik di ruang udara bandara Ngurah Rai.

AirNav menyebutkan, arah angin yang mendorong sebaran abu vulkanik Gunung Agung terus menjauh dari jalur penerbangan dari dan menuju Bali serta Pulau Lombok, Jumat (1/12/2017).

“Alhamdulillah, kondisi cuaca terus mendukung sehingga operasional penerbangan di Bandara Ngurah Rai terus berangsur pulih seperti hari-hari normal. Demikian pula halnya dengan Lombok juga sudah normal,” ungkap Direktur Operasi AirNav Indonesia Wisnu Darjono.

Wisnu menjelaskan berdasarkan data Volcanic Ash Advisory Centre (VAAC) dan laporan pandangan mata dari pilot, sebaran vulkanik abu Gunung Agung mengarah ke tenggara dengan kecepatan 10 knots.

Laporan terakhir yang terpantau untuk Bandara Ngurah Rai Bali masih berada di luar area sebaran abu vulkanik sejauh 29 Nautical Mile (NM).

Sementara Bandara Lombok berada di luar area sebaran sejauh 28 NM.(*)

sumber: http://bali.tribunnews.com/2017/12/01/bandara-ngurah-rai-mulai-normal-tercatat-458-aktivitas-penerbangan-dari-dan-menuju-bali

Berikan komentar anda